Resensi Buku Catatan yang Terserak 4th PPATK

30 Juni 2008 at 11:27 am Tinggalkan komentar

CATATAN YANG TERSERAK: PERJALANAN 4 TAHUN PPATK

xi + 66 hlm, 26 x 20 cm

Author: Tim Penyusun PPATK (Garda T Paripurna & M. Natsir Kongah)

Penerbit: PPATK Jakarta, 2006 

 

Garda T Paripurna sebagai Ketua Tim Penyusun buku CATATAN YANG TERSERAK: PERJALANAN 4 TAHUN PPATK ini dengan jujur mengatakan, bahwa menyusun sebuah buku, termasuk buku kecil sekalipun, yang memuat perjalanan sebuah lembaga sesungguhnya bukan suatu pekerjaan yang mudah. Kesulitan itu bertambah  ketika tidak tersedia catatan-catatan yang memang didedikasikan khusus untuk penyusunan sebuah memoar. Oleh sebab itulah bukan pada tempatnya “buku kecil” ini disebut sebagai “buku sejarah” karena memang sejak awal Tim Penyusun tidak berpretensi menyusun sebuah buku sejarah yang komprehensif mengenai perjalanan 4 tahun PPATK. Buku ini tidak lebih hanya sekedar kumpulan dari “catatan-catatan terserak” yang digabungkan dari ingatan, informasi dan coretan-coretan yang ada selama ini mengenai PPATK dan rezim anti pencucian uang di Indonesia. 

Masih lekat dalam ingatan Dr. Yunus Husein, SH, LLM ketika beliau mendapat kepercayaan Presiden RI untuk menjadi Kepala PPATK pada tahun 2002 silam. Bersama beliau diangkat pula I Gde Made Sadguna sebagai wakil yang kebetulan berasal dari instansi yang sama yaitu Bank Indonesia. Setelah Presiden RI menunjuk keduanya sebagai Kepala dan Wakil Kepala PPATK, dan dengan dibantu dua orang staf Direktorat Hukum BI, dimulailah penataan aspek-aspek kelembagaan PPATK. Segala keperluan operasional awal PPATK ketika itu masih dilakukan di ruang kerja Yunus Husein di Bank Indonesia ditambah satu ruang rapat kecil yang digunakan sebagai “kantor darurat”. Tidak ada ruang kerja khusus, tidak punya pegawai yang lengkap, apalagi dukungan dana untuk PPATK. Begitupun, “the show must go on” karena Pasal 45 Ayat (2) UU TPPU menetapkan, bahwa enam bulan setelah Kepala dan Wakil Kepala PPATK diangkat harus sudah menjalankan fungsinya. Saat itu memang masih sedikit pihak yang memberikan perhatian kepada PPATK. Untuk itu Menteri Keuangan telah mengupayakan bantuan dana hibah dari Dewan Gubernur BI, yang selanjutnya memutuskan untuk mendukung sepenuhnya operasionalisasi PPATK, dengan menugaskan 14 pegawai terbaiknya untuk berkiprah secara penuh di PPATK, memberikan bantuan dana hibah dan mengizinkan penggunaan lantai 4 Gedung BI Kebon Sirih serta sarana/prasarana pendukung lainnya. Itulah sebagian isi dari Sekapur Sirih sebagai Sambutan Kepala PPATK dalam buku ini. 

Buku ini diberi judul sebagaimana disebutkan di atas bermaksud untuk mengajak pembaca mereview ingatan yang pernah ada tentang PPATK ataupun yang erat kaitanya dengan upaya pembangun rezim anti pencucian uang di Indonesia. Sejumlah angel buku ini menyinggung beberapa persoalan mendasar yang menjadi domain kepentingan pemerintah RI yang lebih besar, yang tidak terlepas dari peran PPATK dalam mengupayakan Indonesia keluar dari NCCTs List dan monitoring formal FATF. 

Buku ini diluncurkan bertepatan dengan peringatan Ultah PPATK yang ke-4 pada tahun 2006. Peringatan Ultah PPATK yang ke-4 ini merupakan momen yang cukup monumental karena dilaksanakan setelah Indonesia keluar dari NCCTs List pada tahun 2005 dan monitoring FATF pada bulan Februari 2006 dengan suatu proses perjuangan yang sangat panjang sejak tahun 2001. (EN)

Entry filed under: Resensi Buku. Tags: .

Resensi Buku Risalah Rakor TPPU Resensi Buku Sejarah Pembangunan Gedung PPATK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Juni 2008
S S R K J S M
    Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Pos-pos Terbaru

Klik tertinggi

Blog Stats

  • 22,470 hits

%d blogger menyukai ini: